Shalat Khusyu Damai di Hati

” aktualisasi shalat khusyu dalam berkehidupan “

think simply

Ditulis oleh guswib di/pada 12 Juli 2009

sering kita merasakan sesuatu kekhawatiran akan sesuatu hal, dan biasanya nih nggak jauh-jauh amat dengan urusan duniawi.  setelah anak lulus sekolah… bingung dan khawatir kemana anak kita akan dikolahkan, sudah tanggal toea…. persediaan kas keluarga menipis….khawatir lageee. sebenarnya yang membuat khawatir dan bingung itu apa seh??? kita gak sadar, bahwa selama ini kita dipermainkan oleh pikiran kita sendiri…bayangan kita sendiri. padahal belum tentu juga apa yang dikhawatirkan tersebut akan benar-benar terjadi…nah lho, akhirnya stress sendiri.  coba kalo kita perhatikan sodara2 kita yang tinggal di desa2.. kebanyakan hidup mereka tenang..damai, padahal mereka juga punya permsalahan seperti kita, hanya beda kadarnya saja. apa resepnya??? rupanya mereka punya prinsip hidup yang wooooowww…semeleh dalam menghadapi hidup mereka. mereka gak dipusingkan dengan pikiran pikiran liarnya, ‘pejah gesang nderek gusti’ (hidup mati diserahkan Allah), sederhana kan cara berpikir mereka??? gitu aja kok repot….

2 Tanggapan ke “think simply”

  1. KangBoed berkata

    PASRAH DAN SUMELEH ADALAH BAHASA HATI.. TERDAPAT PADA JIWA JIWA YANG TENANG.. MANUSIA YANG MENJADIKAN HATINYA MENJADI RAJA DALAM DIRI
    SALAM SAYANG

  2. BaNi MusTajaB berkata

    Iya, mestinya kita bisa bersikap sebagaimana saudara kita di pedesaan. Gak usah terlalu pusing yang memusingkan. Mendingan Semeleh (tawakkal ?)

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>