Banyak dari kita beranggapan kalo puncak kenikmatan adalah ketika kita memiliki sesuatu yg paling diinginkan, rumah mewah ato mobil misalnya. Coba perhatikan misalnya keinginan tsb terwujud, berapa lama rasa nikmat muncul, sehari, sbulan ato stahun? Tdk langgeng rupanya, ada expired date-nya trnyata. Terus apa lagi yg akan kita kejar, apa cukup hanya kenikmatan duniawi belaka? Kenapa gak mncari kenikmatan ruhani sbg kenikmatan yg hakiki. Hayya alaa falaa..
Arsip untuk Juni, 2009
Puncak kenikmatan
Ditulis oleh guswib di/pada 10 Juni 2009
Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »
SMS dari Ustadz Abu Sangkan
Ditulis oleh guswib di/pada 8 Juni 2009
Ketika tdk ada keterikatan dan sadar Allah tmpat kmbali, trnyata musibah hnyalah utk mngintai keadaan rmh kita yg sbenarnya. Dan btapa indahnya kjadian itu krn dsaat itu kt dtnjukkan keadaan iman kita. Kita sdang dlm posisi itu atau tdk. Maa ashaba min musibatin illa bi iznillah waman yu’min billah yahdi qalbahu.
Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar »
jawaban ustadz abu sangkan terhadap abu umamah
Ditulis oleh guswib di/pada 3 Juni 2009
Dibawah ini petikan jawaban Ustadz Abu Sangkan terhadap Abu Umamah yang masuk ke email saya. Selengkapnya adalah :
Abu Sangkan mengenai Abu Umamah
Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Asyhadu an laa ilaha illa Allah wa asy hadu anna Muhammadarrasulullah
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad
Dewasa ini saya sering tidak menangapi ulasan-ulasan saudara sesama muslim mengenai mengenai ajaran shalat khusyu’ dan karya-karya saya berupa buku-buku yang saya tulis. Terkadang terasa tidak adil dan tidak bijak, karena didalam mengulas karya-karya buku saya dibutuhkan pemikir an yang baik.
Namun saya berbesar hati didalam menanggapi hal ini, asalkan tidak menjadi sebuah permusuhan yang mengarah kepada perpecahan. Persoalan ini karena perbedaan persepsi dan pemahaman saja. Saya dapat memakluminya, karena ini terjadi akibat latar belakang ilmu dan pengalaman, serta kedewasan sebagai orang Islam. Saya sangat senang dan terbuka dengan adanya bantahan dan tanggapan, terlebih kalau dilakukan dalam forum diskusi yang diselengarakan didepan publik. Melalui cara itu, mereka akan mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan jelas dari sebuah pemaparan, karena bahasa tulisan terkadang kurang mewakili dari maksud yang dikandung.
Namun demikian saya tetap akan memberikan tanggapan ringan saja, buat pembaca buku-buku saya, terutama kepada saudara Abu Umamah yang dengan semangat mengecam dan menganggap sesat karya-karya saya. Saya hanya mengharap kepada Abu Umamah, tetap teguh berjuang menegakkan keadilan. Saya salut terhadap beliau, karena semangatnya dalam memurnikan ajaran Islam dengan gigih, meskipun terkadang kurang pandai mengemas dengan akhlak yang baik.
Ditulis dalam Uncategorized | 5 Komentar »