Shalat Khusyu Damai di Hati

” aktualisasi shalat khusyu dalam berkehidupan “

Arsip untuk Desember, 2008

Oleh-oleh pak abu sangkan dari tanah suci

Ditulis oleh guswib di/pada 31 Desember 2008

Alhamdulillah, pak abu sangkan memberi kami oleh2 sepulang beliau mengantar jamaah haji. Bukan air zam-zam atau kurma, namun ilmu yg bermanfaat bagi kami. Beliau mengharapkan shalat sbg life style atau org bangga dgn shalat. Sekarang kan banyak orang yang terkagum-kagum dengan meditasi dan reiki serta menjadikannya gaya hidup. Padahal shalat lebih dari itu, Islam adalah agama modern dan agama akhir jaman yg telah disempurnakan Allah. Di dlm shalat pun terdapat aspek meditatif bila dilakukan dgn tumakninah.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Berkah dari Allah

Ditulis oleh guswib di/pada 30 Desember 2008

Ada pelajaran yg bisa diambil dr halaqah tadi malam di garuda bersama ustd abu sangkan. Pertama, jadikan shalat sbg problem solving atas semua masalah kehidupan. Coba perhatikan ketika kita pny masalah finansial, bingung antara bnyk pilihan hidup atau yg lainnya rasul saw memberikan solusinya, yaitu dgn shalat. Makanya ada shalat dluha utk mohon rizki, shalat istikarah utk mohon petunjuk dan shalat2 sunah lainnya. Pelajaran kedua yaitu cinta kasih pada ibu bpk, krn melalui mrkalah berkah dari Allah turun.

Ditulis dalam Uncategorized | 4 Komentar »

Merasakan daya

Ditulis oleh guswib di/pada 28 Desember 2008

Alhamdulillah malam tadi, kami bersama beberapa rekan SCY, berkesempatan mengikuti penguatan shilatun bersama ust abu sangkan di pantai ngobaran jogja. Malam itu kami ditekankan untuk bisa merasakan daya ilahi. Alhamdulillah, kami semua bisa merasakannya dan sbg bekal kami untuk selalu mendekati-Nya.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Malam 1 Suro mau ngapain?

Ditulis oleh guswib di/pada 27 Desember 2008

Banyak cara untuk menyikapi datangnya tahun baru islam 1 muharram atau 1 suro menurut orang jawa. Kalo di jawa khususnya di jogja ada tradisi kaum kejawen untuk memperingati datangnya pergantian tahun tsb yaitu salah satunya dgn tapa mbisu mubeng beteng atau mengelilingi beteng kraton dlm bbrp putaran dg berdiam diri. Kita bagaimana? Inilah moment yg tepat utk bermuhasabah introspeksi mengenal diri, krn siapa yg mengenal dirinya maka ia akan mengenal tuhannya.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Meniru Kreativitas Tuhan

Ditulis oleh guswib di/pada 27 Desember 2008

Alhamdulillah, akhirnya dapat juga buku ‘Meniru Kreativitas Tuhan’ yg direkomendasikan oleh pak setiyo purwanto. Walaupun buku tersebut karya orang barat yg notabene berbeda paham ketauhidan dgn kita, ada bbrp point positif yg bisa diambil. Pada intinya buku tsb mengajak pembacanya untuk melibatkan Sang Kreator (baca: Allah) dalam mengeksplore kreativitas kita. Pernahkan suatu ketika proses kreativ kita mandeg? Misalnya anda seorang penulis, suatu saat bingung mau menulis apa lagi. Saya jadi ingat sepenggal lirik dari lagu cinta dari iwan fals, ‘ aku mau menulis apa’, nah seorang penyanyi tersohor pun kadang bisa hang kreativitasnya. Disinilah peran Allah sangat kita perlukan. Dalam aktivitas sehari-haripun begitu, sudah biasakah kita membaca basmalah sebelum melakukan aktivitas apapun?

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Rame-rame terjebak syirik

Ditulis oleh guswib di/pada 27 Desember 2008

Cobalah amati pada setiap akhir tahun seperti ini, di kafe atau mal muncul jasa untuk meramal dan membaca masa depan seseorang, baik itu masalah cinta, bisnis, politik atau lainnya. Penjual jasa tsb enggan disebut dukun atau paranormal, namun lebih sreg kalo disebut visionist atau futurolog walaupun esensinya sama. Yg membuat kita prihatin, kok ya masih bnyk sdr2 kita yg mendatanginya, walaupun mereka tahu dan paham bgmn hukumnya, alasan mrk just for fun..lhadalah donyane wis kewalik-walik, astaghfirullah

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Menerima Pengajaran Allah

Ditulis oleh guswib di/pada 27 Desember 2008

Berguru ke Allah
Berguru kepada Allah langsung, mungkin nggak? Jawaban banyak orang biasanya TIDAK MUNGKIN. Menurut mereka untuk berguru kepada Allah dan mendapat ilmu-ilmunya, haruslah melalui perantara-perantara, apakah itu wali, mursyid atau orang suci lainnya. Tanpa mereka kita tidak akan mungkin mendapat ilmu dari Allah, bahkan bisa tersesat. Kalo toh dapat ilmu, dikatakan bahwa ilmu tersebut berasal dari setan, karena tidak ada yang membimbing. Kata mereka, belajar tanpa guru maka setanlah yang menjadi gurunya. Waduh, jadinya mendekati Allah menjadi suatu yang mustahil bagi orang-orang awam. Yang terjadi kemudian, kita sibuk mencari guru atau wali atau apa namanya, sehingga kita lupa sama Allahnya. Padahal ada cara praktis untuk berguru kepada Allah langsung, tanpa perantara-perantara apapun itu, yaitu dengan SHALAT. Kita tinggal mau nggak diajari Allah dan bersedia menerima ilmu-ilmu-NYA. Untuk sowan ke Allah dan berguru kepada-NYA, mudah kok.. tinggal pasrah dan mau menanggalkan semua keilmuan kita. Ibaratnya seperti cangkir minuman, kalo isinya penuh, maka bila dialiri air lagi, maka air tersebut akan tumpah dan meluber kemana-mana. Jadi, cangkir itu haruslah kosong untuk bisa diisi air lagi. Begitu pula, bila mau sowan ke Allah tidak dengan ilmu yang telah kita miliki, karena itu yang akan menjadi hijab atau penghalang kita. Tanggalkan semua baju keilmuan dan jadilah cangkir kosong yang siap untuk diisi kembali dengan air ilmu-NYA. Ya… Allah ajari aku….bimbing aku…..

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »